I'm On Instagram too :)

I'm On Instagram too :)
I'm On Instagram too :)

Senin, 03 November 2014

Laha, such a ugalan-ugalan divesite!

muhammad fazlur
Malam dikota Ambon dari depan pantai laha

Jakarta panas banget hari ini 37*C, keringetan gak karuan, jadi mau cerita tentang divesite diambon yang tahun lalu saya kunjungin, unik dan ngehek….

Saya gak akan menolak anggapan bahwa dive spot ini (laha), mungkin salah satu dive spot terkotor yang pernah saya selamin, you name it! berbagai macem sampah, dari sampah plastik, sampah organik, limbah kayak minyak, celana dalem, BH (really? beneran itu BH dan saya gak abis pikir gimana tuh BH bisa ikutan nyelem T___T), oli sampe (maaf) kotoran makanan manusia aja pernah saya liat disini. Atasnya indah banget, bawahnya indah juga (dalam konotasi yang berbeda :D)

muhammad fazlur
Sampah, you name it!

Laha punya julukan sebagai twighligh zone, why? Karena banyak diver yang nyelam disini bilang, mereka selalu dikejutkan oleh critter-critter yang muncul disini, selalu membuat kagum dan ketagihan

muhammad fazlur
Bangkai ikan sisa cold storage

See how many type of trash you have see :))))

Lokasi laha kalo menurut saya strategis banget, bersebelahan dengan bandara pattimura ambon, dengan jarak paling cuma 3-4 menit, berada didalam komplek lanud AU dan terdapat losmen/penginapan milik TNI didepan divespot membuat laha menjadi salah satu most dive hunt di maluku

Setau saya sih ada 3 DC yang mengakomodir diver yang pengen diving dikota ambon. Pari dive, Maluku diver dan Blue rose. Dive trip saya kemarin kebetulan dihandle sama om muin, maya dan om syamsul dari pari dive

Balik lagi ke laha, klo dari penginapan TNI kita beach entry, tapi klo dari maluku diver DC biasanya naek kapal kecil, masuk kedalam kondisi laut surut ternyata buat diving lebih berkesan ( secara harus bawa housing lebih jauh, capek Bo!!!!)

Diving dilaha gak usah dalem dalem, maksimal sekitar 20 meter, makin kebawah makin gak ada yang dilihat kecuali pasir. Jangan lupa diving disini berisik banget! why? karena diatasnya terdapat dermaga, jadi banyak aktivitas kapal sama cold storage untuk ikan beku yang suara mesinnya gede, jadi berisik banget, dan juga klo kapalnya lagi bergerak semua pasir dan sampah dibawahnyak bakal naik, beuhhhh, apekk lah :D

Cuttle fish tasting shrimp

Preparing for mating

Frogfish (Antennariidae)
such a perfect camouflage from ghost pipefish (Solenostomidae)

Diving dibawah kapalnya juga sesuatu, seakan akan kita memasuki dunia gelap yang misterius dengan hewan-hewan yang menunggu

Dark Side

Entering the dark side

fazlur
Creepy
Jangan lupa! ketika mandarin fish kebanyakan muncul disore hari sampai matahari terbenam, disini mandarin fish muncul sepanjang hari. Kenapa? karena kapal kapal gede menutupi dasar laut, dan mandarin seneng banget gak kepanasan, jadi warna kulitnya tetep bagus dan menawan!!!! (IN VERY MYSOTOY OPINION) :D

Oh iya, bouyancy penting juga disini, banyak banget Stonefish betebaran kayak sesepuhnya Seaurchin (sesepuh dari hongkong) :P

fazlur
Mandarin Fish

Dari timur banyak banget menyimpan potensi pariwisata yang belum dikembangkan dan Ambon menyimpan berbagai pantai dan laut yang sangat potensial untuk dikembangkan, semoga aja kedepannya daerah timur makin maju dalam segala aspek. My deepest wish :)

The trumpetfish (Aulostomus maculatus)

Skooling Jack under the pier

Sometimes when tide up the visibility better

Healty house reef


With love from shallow water :)
@a_acu yang tiap kali diving disini rempong mandi terus gegara jijian sama badan+gear yang kena air laha.


Note:
- Tiket PP Jakarta-Ambon sekitaran 3-4Jt
- Rental mobil sehari sekitaran 400-500rb
- Tapi kalo mau ambil paket dari DC sepertinya lebih murah, karena barengan dan ada minimal pax, jadi kayak patungan gitu
- Best top shoot landscape di patung Christina Martha Tiahahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar