I'm On Instagram too :)

I'm On Instagram too :)
I'm On Instagram too :)

Senin, 27 Juli 2015

Once she into the sea

Diving is must if you life in indonesia :)

So i decided to take my wife to feel breathing under the water and she say yes. Perkenalan dengan air yang cukup mudah karena istriku suka dengan outdoor activity, naik gunung, sepedaan, lari, dan yang terakhir diving.

Awal tahun 2013 jadi perjumpaan pertama kali istriku dengan air, icip icip kolam beberapa kali, latihan bouyancy dan akhirnya tes deh di pulau pramuka.

i took her to bali on our honeymoon, take her to diving in house reef amed bali and the famous shipwreck tulamben, she love it a lot

im so great full for having my wife as a wife and buddy, in landscape and seascape :)



Take a selfie on a savanna near tulamben dive site

she's alittle bit nervous when entering the wreck


Selasa, 11 November 2014

Between Ketapang and Gilimanuk Harbour

Acrossing Java to Bali you will always see a true beauty nature, from mountain to the sea
West Bali national park

Fisherman with the ijen as a background

Near to Gilimanuk harbor

Ijen Mt.

Fisherman in the ketapang Harbour

Rabu, 05 November 2014

Bidadari dari Halmahera

I just heard another stories about the jungle that will be vanish….

The rope we left, so if someone come here again and if they want to climb on, they just climb :)


Puasa dua tahun lalu sayang menghabiskan hampir 2.5 minggu di halmahera, mulai dari ternate hingga tobelo, aketajawe juga salah satu nya... 

Two years ago on fasting month, in muslim moment before idul fitri, i spent almost two and half week stay in halmahera, start from ternate to tobelo, and aketajawe is the one that i can't deny it.

 

Senangnya luar biasa pas berhasil memasukan Halmahera ke salah satu tempat untuk di liput. Taman nasional aketajawe tempatnya burung bidadari sungguh menggugah keinginan untuk membawa sebanyak banyak kamera. I am so excited when i know my research to halmahera is approved so i can go the to filming it. The Aketajawe national park is the place where to amazing and beautiful bird Standardwing stay, makes me want to bring alot of camera as many as i can carry.

Untuk ukuran taman nasional, aketajawe tidak terlalu besar, hanya sekitar 167.300 hektare. Namun perannya gak bisa dibilang sepele, karena ada sekitar 23 jenis burung endemic yang tinggal di hutan yang diresmikan menjadi Taman Nasioanl pada tahun 2004
The park is considered by BirdLife International to be vital for the survival of at least 23 endemic bird species. Aketajawe-Lolobata, which has an area of 167,300 hectares, was declared a national park in 2004.

Perjalanan dari kota (ternate) menuju sofifi di mulai dari kapal ferry penghubung pulau, sampai di sofifi perjalanan darat menuju pintu masuk taman nasionalnya sekitar 2-3jam yang dilanjutkan jalan kaki masuk ke hutan lewati sungai (untung gak melewati samudera juga :D) sekitar 2-3 jam juga. The trip start from big city ternate to the sofifi by ship as a island connector. Arriving in sofifi we continue by car which spent 2-3 hours, and then take a walk into the National Park about 2-3 hours too, fiuhh, quite long huh :)

Anak Suku Tobelo Dalam

Senyum yang mengembang dengan teman masyarakat adat

Bisa jadi model, seperti turunan portugis


Sampai di pos peristirahatan teman teman adat setempat biasa langsung membuatkan tenda semi tradisonal, kayu yang dipotong dan atapnya pake terpal. Oh yah lupa gw ngejelasin tentang kru, ekspedisi nya terdiri dari 12 orang, 2 kameramen, gw dan mas sri, 2 orang taman nasional (kebetulan kita gak pake polisi hutan karena peneliti taman nasional nya mau ikut), 1 driver, 2 orang teman mapala untuk set up safety pas naik ke pohon yang konon sampe 50 meter T_____T,  dan 5 nya porter dari suku tobelo dalam atau toguli, masyarakat adat yang mendiami hutan sejak ratusan tahun lalu, salah satunya papa loren, yang sudah diangkat menjadi pegawai sementara untuk taman nasional, good to hear that. Once we arrived the last post, the crew make a tend, speaking about crew i just forget to mention my local firend who come with us to filming the bird, we have 2 man from the National park as our researcher, one driver and two best friend from university who make us the safety line to get in to the highest tree, we heard that sometimes the tree is 50 metre tall, weww.... Last but not least, the local, we call toguli who stay in the the jungle in houndred years, respect to them.

Tenda yang sudah terpasang diakhir siang

The Old man papa loren, big hug! :)


Dipos ini pasokan air dan makan cukup tersedia dengan baik, ada aliran sungai kecil yang menuju ke sungai besar, sangat jernih. Sementara untuk makanan, papa loren suka mencarikan kita sogili, sejenis belut besar yang biasa tinggal diantara batu sungai sungai, ada juga pohon dan daun daunan yang bisa dijadikan sayur, tapi makanan utama tetap tersedia sebagai perbekalan utama selama 5 hari. Lucky we have good water resource, small river that lead into big river where living sogili, a big fresh water mooray, so many food resource here from tree and leaf that we can eat too. but the main food we bring from the city as our supply for the next 5 days

siap siap masak
Good water supply

Looking up for sogili, tapi emang ga bakat ya gak ketemu :p

Bersih bersih

Makanan langsung dari alam (yang dikantong plastik jagung dari halaman hutan)


Setelah semua set up, berangkatlah pep same nyong (anak mapala) untuk membuat safety gear persiapan untuk manjat ke pohon pohon yang sudah di tentukan untuk melihat posisi burung yang terbaik, well ternyata emang gak gampang, dan cenderung membahayakan. Tapi syukur setelah 4 jam bergulat dengan pohon, alat alat berhasil dipasang, dan saya bisa manjat besok pagi nya.
When the tend and all the things was set up, its time to pep and nyong to make a safety line for us, it takes 4 hours, thanks God we can take scene in the next morning, i salute you guys :)

Pep mulai manjat

Wisnu inpatient waiting for his turn

Me documentating from 40 meter high



The result is here


The famous bidadari bird, Semioptera wallacii

Saya selalu berharap bahwa hutan ini tidak pernah disentuh untuk di ekploitasi demi kepentingan sesaat, karena seperti kehidupan sebelumnya, Alam selalu memberikan yang terbaik untuk kita.
I always pray that the forest is never been exploited for the short term result, for some one who has any interest for their self, cause, as like the life before, nature is always giving the best for US

Persiapan sebelum wawancara


Such a good day, cause forest give us the peace :)



Note:

  • Pesawat Jakarta-Ternate mulai dari 700rb-1,5jt sekali perjalanan
  • Rental mobil sekitaran 350rb-400rb tergantung jarak perjalanan
  • Jarak tempuh ternate-tobelo sekitaran 4-5 jam dengan naik kapal fery dulu untuk sampai di sofifi
  • Jika ingin ke morotai, maka perlu naik 2 kali fery, pertama di sofifi, ke dua di tobelo
  • Untuk tiket masuk, dulu masuk pake izin liputan dengan bayar SIMAKSI 1,3jt
  • Untuk info lengkapnya tentang Taman Nasional Aketajawe sini

---------> the video when we in the ferry

Senin, 03 November 2014

Laha, such a ugalan-ugalan divesite!

muhammad fazlur
Malam dikota Ambon dari depan pantai laha

Jakarta panas banget hari ini 37*C, keringetan gak karuan, jadi mau cerita tentang divesite diambon yang tahun lalu saya kunjungin, unik dan ngehek….

Saya gak akan menolak anggapan bahwa dive spot ini (laha), mungkin salah satu dive spot terkotor yang pernah saya selamin, you name it! berbagai macem sampah, dari sampah plastik, sampah organik, limbah kayak minyak, celana dalem, BH (really? beneran itu BH dan saya gak abis pikir gimana tuh BH bisa ikutan nyelem T___T), oli sampe (maaf) kotoran makanan manusia aja pernah saya liat disini. Atasnya indah banget, bawahnya indah juga (dalam konotasi yang berbeda :D)

muhammad fazlur
Sampah, you name it!

Laha punya julukan sebagai twighligh zone, why? Karena banyak diver yang nyelam disini bilang, mereka selalu dikejutkan oleh critter-critter yang muncul disini, selalu membuat kagum dan ketagihan

muhammad fazlur
Bangkai ikan sisa cold storage

See how many type of trash you have see :))))

Lokasi laha kalo menurut saya strategis banget, bersebelahan dengan bandara pattimura ambon, dengan jarak paling cuma 3-4 menit, berada didalam komplek lanud AU dan terdapat losmen/penginapan milik TNI didepan divespot membuat laha menjadi salah satu most dive hunt di maluku

Setau saya sih ada 3 DC yang mengakomodir diver yang pengen diving dikota ambon. Pari dive, Maluku diver dan Blue rose. Dive trip saya kemarin kebetulan dihandle sama om muin, maya dan om syamsul dari pari dive

Balik lagi ke laha, klo dari penginapan TNI kita beach entry, tapi klo dari maluku diver DC biasanya naek kapal kecil, masuk kedalam kondisi laut surut ternyata buat diving lebih berkesan ( secara harus bawa housing lebih jauh, capek Bo!!!!)

Diving dilaha gak usah dalem dalem, maksimal sekitar 20 meter, makin kebawah makin gak ada yang dilihat kecuali pasir. Jangan lupa diving disini berisik banget! why? karena diatasnya terdapat dermaga, jadi banyak aktivitas kapal sama cold storage untuk ikan beku yang suara mesinnya gede, jadi berisik banget, dan juga klo kapalnya lagi bergerak semua pasir dan sampah dibawahnyak bakal naik, beuhhhh, apekk lah :D

Cuttle fish tasting shrimp

Preparing for mating

Frogfish (Antennariidae)
such a perfect camouflage from ghost pipefish (Solenostomidae)

Diving dibawah kapalnya juga sesuatu, seakan akan kita memasuki dunia gelap yang misterius dengan hewan-hewan yang menunggu

Dark Side

Entering the dark side

fazlur
Creepy
Jangan lupa! ketika mandarin fish kebanyakan muncul disore hari sampai matahari terbenam, disini mandarin fish muncul sepanjang hari. Kenapa? karena kapal kapal gede menutupi dasar laut, dan mandarin seneng banget gak kepanasan, jadi warna kulitnya tetep bagus dan menawan!!!! (IN VERY MYSOTOY OPINION) :D

Oh iya, bouyancy penting juga disini, banyak banget Stonefish betebaran kayak sesepuhnya Seaurchin (sesepuh dari hongkong) :P

fazlur
Mandarin Fish

Dari timur banyak banget menyimpan potensi pariwisata yang belum dikembangkan dan Ambon menyimpan berbagai pantai dan laut yang sangat potensial untuk dikembangkan, semoga aja kedepannya daerah timur makin maju dalam segala aspek. My deepest wish :)

The trumpetfish (Aulostomus maculatus)

Skooling Jack under the pier

Sometimes when tide up the visibility better

Healty house reef


With love from shallow water :)
@a_acu yang tiap kali diving disini rempong mandi terus gegara jijian sama badan+gear yang kena air laha.


Note:
- Tiket PP Jakarta-Ambon sekitaran 3-4Jt
- Rental mobil sehari sekitaran 400-500rb
- Tapi kalo mau ambil paket dari DC sepertinya lebih murah, karena barengan dan ada minimal pax, jadi kayak patungan gitu
- Best top shoot landscape di patung Christina Martha Tiahahu

Minggu, 02 November 2014

Sedikit cinta dari lautan

Diving pertama gw di luar jakarta, manado bay, kalasey. pic by rocky rogaga

Bali, surga nya tempat nyelam dengan berbagai jenis tipe penyelaman

Mungkin karena saya mewarisi darah orang Bugis, yang katanya penjelajah lautan, seperti hal nya orang bajau, saya selalu suka melihat biru laut, putihnya pantai (beberapa tahun lalu saya baru tau kalau pantai ada yang berwarna hitam juga) serta ombak ombak yang keras di bawa oleh angin

Aneh rasanya melihat orang tidak suka dengan laut, kalo kata saya sih, rugi! kenapa? Bumi ini hampir 70% nya diisi dengan lautan, air, jadi kalo orang gak suka dengan lautan, artinya dia kehilangan 70% kenikmatan dunia. Masuk dengan akal logika kan? hehehe.

Saya juga menemukan kenikmatan ini baru baru 5 tahun ini, sebelumnya saya suka main kelaut, berenang dipinggir pantai, tapi ketika mendengar ada orang yang bisa menyelam, rasa penasaran kembali muncul, apaan tuh menyelam? apa sebegitu nikmatnya hingga banyak orang rela mengeluarkan duit berjuta-juta hanya untuk menyelam

Salah satu favorit saya di pulau Selayar, Germany Pier

2008 ketika pertama kali saya mendengar istilah SCUBA, dari teman teman jurnalis di lantai 5 yang ingin ikut kursus menyelam, saya tanya biayanya sekitar 2,5 juta rupiah, dicicil 2x... Sungguh aneh, zaman sekarang semua bisa dicicil, bahkan ketika ingin mendapatkan lisensi menyelam. Akhir cerita ini saya tidak ikut dalam kursus rombongan, alasannya klise, banyak hal lain yang perlu dibayar.

Arti SCUBA saya dapatkan dari instruktur saya, bang leo crot pada tahun 2009, Self Contain Underwater Breathing Aparatus, istilah gampangnya, alat yang digunakan untuk membantu bernafas didalam air. Tahun itu saya sudah tidak dapat menahan keinginan untuk belajar menyelam, nabung setahun untuk bayar kursus diving yang ternyata udah naik sejuta....demn...

Liputan rehabilitasi karang di pesisir manado

Setahun setelah ngambil kursus, impian diving saya ternyata tidak sesuai seperti yang diharapkan, masih diving dikolam dan sesekali diving dipulau pramuka, klise banget! diving dimanapun mahal, biayanya minimal sejuta, belum kalau pergi antar pulau, pesawat, makan, transport bla bla bla, MAHAL (untung gak kayak iklan, besok harga naik).

Ternyata, Tuhan punya rencana lain dengan perjalan hidup saya, saya  dirolling ke program dokumenter anak yang mengulas tentang kehidupan hewan di darat dan di laut, di LAUT? yeap di laut. kesempatan untuk mengelilingi Indonesia dan menyelami tempat tempat eksotis yang kemudia menjadi nyata. DREAM COME TRUE! Beberapa orang memanggil saya the luck bastard :))))))

Ada kejadian lucu baru baru ini, ketika 2 bulan lalu saya diving dengan host baru program saya, si Ringgo Agus Rahman, jadi kita mencoba untuk mereferesh program yang sudah jalan hampir 6 tahun dengan lebih dari 1000 episode, sebuah pencapaian luar biasa, mengingat program ini sebenarnya project idealis bukan komersil. Nah dalam trip 23 hari itu, saya dan produsernya sukses melewati log diving 39x, sementara 4 tahun lalu ketika baru dapat license, boro boro 39X setahun, 5-6x aja udah syukur :D

Nungguin rocky moto macro





Kebetulan yang sangat, bertemu juvenile blue shark di tengah lautan dekat pulau manado tua
moto komodo di TN. komodo sebelum nyelem

Dunia yang masih akan saya lalui, jikalau bisa hingga saya beranjak tua dan bahagia di laut :)

Nungguin Timelapse di muka kampung, bunaken

link pas may entry di nusa penida: http://instagram.com/p/tR_a1VBOFf/?modal=true


@a_acu: lagi disamping istri yang lagi hamil jalan 4 bulan dan ketar ketir lagi mau ditinggal trip ke gorontalo sama bolaang mongomdouw

twitter: @a_acu
IG: http://instagram.com/acutski

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------